Padaumumnya, Telur reptil membutuhkan suhu diantara 82-85 F (27.8 - 29.4 C). Suhu sekitar ini pada umumnya akan membuat telur kura-kura menetas kurang lebih sekitar 85 hari . Semakin dingin suhunya semakin lama telur-telur tersebut akan menetas. Suhu merupakan bagian terpenting dalam menentukan kapan telur-teluer tersebut akan menetas.
CaraMenetaskan Telur Kura-kura Brazil Secara Alami Memakai Pasir - Kuranesia. â Cara Menetaskan Telur Ayam Dengan Kardus & Tanpa Lampu. Mengatasi telur retak agar bisa menetas sempurna - OM KICAU. Periode Masa Inkubasi Telur bisa menetas dengan mesin tetas telur.
Gariskuning ini juga ada pada tepi kaki-kakinya. Ukuran tubuh kura-kura ambon bisa mencapai 25 cm dan umumnya berat kura kura ambon ini mencapai 1,5 kg. Hewan reptil ini bisa hidup selama 20 tahunan. Untuk perkembangbiakannya, kura kura betina bisa mengeluarkan 2-3 telur. Telur-telur ini akan mulai menetas paling lama setelah 3 bulan. Baca
Andatidak harus memiliki inkubator untuk menetaskan telur kura-kura. Jaga pada suhu ruangan normal musim panas juga cukup. Pada hari-hari yang panas, pindahkan ke tempat yang lebih sejuk dan pastikan telurnya lembap. Jangan letakkan di bawah matahari langsung; bisa kepanasan.
Suhupenetasan telur kura-kura atau reptil yang ideal biasanya berkisar 26.7 - 28.9 C. Semakin dingin semakin lama menetas. 3. Media penetasan bisa dibantu dengan inkubator penetasan. Ini sifatnya opsional kok bebas. 4. Setelah itu tunggu saja sampai menetas biasanya 3-5 bulanan. Yang sabar yahh hehehe. Menetaskan secara alami
anYWB8. Cara menetaskan telur kura kura- Selamat sore sob, ketika kalian ingin budidaya kura-kura, kalian harus mengerjakan tahap demi tahap dan proses demi proses. Siebab di sana ada banyak sekali langkah-langkahnya, mulai dari memilihkan induk berkualitas, menyediakannya tempat dan mengawinkannya. Setelah kalian berhasil mengawinkannya, tiba saatnya untuk menunggu keluarnya si telur dari perut sang betina. Lalu setelah itu kalian tinggal menuju tahap penetasan telur kura-kura. Menetaskan telur juga ada ilmunya loh, walaupun sebenarnya tidak sulit tapi kalau tidak dipelajari juga akan fatal, misalnya telurnya busuk atau gagal menetas. Nah, dari situlah hobinatang akan berbagi tips dan trik terbaik meneteskan telur kura-kura air tawar. Artikel ini juga sebagai pelengkap dari tulisan sebelumnya yang berjudul, cara ternak kura-kura. Bagaimana cara menetaskan telur kura kura brazil, sulcata atau yang lainnya? Cara Menetaskan Telur Kura-Kura Air yang Paling Baik Sebelum membahas cara menetaskan telur kura-kura, perlu kalian ketahui bahwa kuiura-kura biasanya akan bertelur hanya di bulan Agustus hingga September menjelang musim hujan, namun selain di bulan itu juga bisa. Berapa lama telur kura-kura akan menetas dan kapan waktunya? Khusus untuk kura-kura brazil umumnya setelah 3 minggu sudah bisa menetas, dan untuk jenis lain biasanya 2-3 bulan. Tapi tentu saja semua tergantung pada sistem penetasan dan volume suhunya. Sistem apa yang paling baik? Menurut para master, teknik terbaik dalam menetaskan telur adalah menetaskan secara buatan dibandingkan dengan secara alami. Karena biasanya tingkat kegagalan dan kematiannya lebih rendah dibandingkan yang alami. Selain itu dengan cara buatan, kita bisa mengecek kapan saja. Agar lebih jelas, silahkan simak kedua cara penetasan telur di bawah ini, lalu bandingkan mana yang lebih bagus 1. Menetaskan Telur Kura-Kura Secara Alami Gambar by facebook Nurie Anori Yang secara lami memang lebih simpel, namun ini sangat tidak disarankan sebab tingkat kelahirannya bisa rendah atau malah gagal Siapkan tempat ternak yang baik dan sudah tersedia pasir serta airnya. Untuk suhu tempatnya disarankan tidak lebih dari 30,6°C dan tidak kurang dari 23,9°C. Idealnya yang bagus adalah 27,8° - 29,4°C. Hal ini supaya saat indukan kura-kura sudah bertelur, telurnya tidak rusak. Soalnya jika suhunya semakin dingin maka akan semakin lama pula menetasnya. Tapi sebaliknya jika suhunya ideal 27-29 C maka waktu menetasnya akan normal, yakni sekitar ± 65 - 85 hari. Apabila suhunya dirasa sudah cukup, maka selanjutnya membiarkan telur-telur kura-kura menetas dengan sendirinya dan selamat menunggu. Mudahkan? yang alami memang seperti itu, berbeda dengan yang buatan. 2. Menetaskan Telur Kura-Kura Secara Buatan Buatan di sini maksudnya membantu proses penetasan telur, dan cara ini banyak dipakai oleh peternak atau penghobi kura-kura untuk semua jenis a. Siapkan media penetasan telur kura-kura Gambar by facebook Marlia Handayani Sediakan tempat yang transparan seperti akuarium plastik critter cage atau bisa juga wadah lainnya. Substrate seperti tanah, pasir, atau vermiculite, aspen bedding dan peat moss. Thermometer untuk mengukur kelembaban. b. Atur wadah supaya sesuai suhunya Jika sudah terkumpul semua bahannya masukan substrate pasir, tanah dll pada critter cage hingga mencapai setengah tinggi media. Pair, tanah atau substrate lainnya harus lembab tapi tidak terlalu basah, jika kalian menggunakan aspen bedding atau peat moss,silahkan letakkan dulu ke dalam mangkok 15-20 menit supaya airnya meresap ke bawah. Ukur suhu substrate apakah sudah sesuai atau belum ideal 27,8° - 29,4°C dengan memasukkan termometer yang sudah disediakan. Apabila semua sudah siap, pindahkan telur kura-kura ke dalam wadah penetasan di atas. Lalu bentuklah lubang untuk telur di alasnya sekitar 10-20 cm supaya si telur kura-kura tidak goyang. Ingat! Jangan sampai kalian menutup semua telurnya, sisakan saja pucuk telurnya tanpa tertutupi pasir agar kita bisa mengecek apakah busuk atau tidak. Apabila ada telur yang keriput peyot secepatnya telur tersebut dikeluarkan. Jika itu memang terjadi berarti kelembaban pada incubator terlalu rendah. Ciri-ciri telur kura-kura yang rusak ialah mengeriput peyot sekali, berwarna hitam, mengecil, dan berbau busuk. Kemudian yang terakhir kalian tinggal menunggu saja. Baik itu saja panduan lengkap cara menetaskan telur kura-kura air tawar brazil atau yang lainnya. Selamat mencoba dan jangan lupa like facebooknya komunitas penghobi binatang peliharaan. Catatan ini berdasarkan pengalaman para master. Baca juga cara merawat kura-kura
HomeBudidayaPenyebab Telur Kura-kura Tidak Menetas, Anda Harus Tahu!Tahukah Anda, bagaimana caranya kura-kura berkembang biak? Sebenarnya tidak berbeda jauh dengan binatang reptil lainnya, kura-kura juga berkembang biak dengan cara bertelur. Biasanya waktu bertelur kura-kura terjadi pada musim penghujan, terutama pada awal musim. Kura-kura mengeluarkan telurnya dalam 3-5 kali tahap. Di setiap tahapnya, kura-kura umumnya akan bertelur sebanyak 5-10 butir. Hal ini akan terus berlanjut sampai seluruh telur yang ada di dalam tubuhnya berhasil dikeluarkan. Anda dapat mengambil telur-telur kura-kura tersebut untuk kemudian sudah pernah berbagi tentang panduan menetaskan telur kura-kura, baik secara alami atau buatan sebelumnya. Tidak hanya menimbunnya di dalam tanah saja, tetapi Anda pun dapat menetaskan telur kura-kura ini menggunakan bantuan kawat ram. Silakan lihat artikel kami sebelumnya untuk mendapat panduan yang lengkap. Namun beberapa orang mengaku masih kesulitan dalam mencoba sendiri teknik yang pernah kami bagikan tersebut. Sebagian juga mengalami masalah, di mana telur tersebut ternyata tidak menetas. Tapi apa sih penyebab yang sebenarnya?Tentunya bukan karena kesalahan tutorialnya ya. Bukan bermaksud membela diri sih. Cuma kami sudah membuktikannya sendiri beberapa kali menetaskan telur kura-kura memakai tutorial tersebut. Hasilnya selalu prosentase keberhasilannya terbilang tinggi. Jadi mengapa Anda bisa mengalami kegagalan? Kami coba menganalisis faktor-faktor yang mungkin menyebabkan gagalnya Anda dalam menetaskan telur si kura-kura, antara lain Telur Kura-kura Belum DibuahiKura-kura memang merupakan hewan yang benar-benar unik. Ada banyak sekali keunikan yang dimiliki oleh binatang yang satu ini. Salah satunya mengenai bagaimana dia bertelur. Jika ayam betina memang membutuhkan seekor ayam jantan untuk dapat bertelur. Berbeda dengan kura-kura betina yang bisa bertelur meskipun tak ada kura-kura jantannya. Cuma hasilnya telur tersebut tidak dibuahi alias infertil. Akibatnya yaitu telur kura-kura infertil ini tidak akan bisa menetas. Bagaimanapun caranya Anda lakukan mustahil bagi telur yang tidak dibuahi tadi dapat Kura-kura Tidak TerbuahiDi sini kami menggunakan istilah telur yang tidak terbuahi, di mana kasus ini berbeda dengan telur yang memang tidak dibuahi. Kalau dalam kasus di atas, kura-kura betina menghasilkan telur tanpa melakukan perkawinan dengan pejantan terlebih dahulu yang mengakibatkan telurnya belum dibuahi. Sedangkan dalam kasus ini, kura-kura sudah melakukan perkawinan. Jadi ada telur yang telah terbuahi dan ada pula telur yang tidak terbuahi. Ini merupakan kasus yang wajar terjadi mengingat jumlah telur kura-kura yang terbilang cukup banyak. Tentunya telur yang tidak terbuhi ini tidak akan bisa Kura-kura Sudah RusakJika Anda melihat ada telur kura-kura di kandang atau kolam, maka sebaiknya Anda segera mengambil telur tadi. Kenapa? Karena telur kura-kura ini rentan mengalami kerusakan loh. Kerusakan yang timbul biasanya terjadi lantaran telur tertimpa oleh suatu benda yang berat sehingga mengakibatkannya retak. Telur kura-kura juga bisa rusak dan tidak akan menetas apabila sudah terserang mikroorganisme. Hal ini menyebabkan telur tersebut membusuk. Sudah barang tentu telur kura-kura yang rusak tak akan dapat menetas karena sel-sel di dalamnya sudah tidak mampu berkembang yang Digunakan KotorFaktor selanjutnya yang menyebabkan telur kura-kura tidak menetas adalah media yang Anda gunakan untuk menetaskan telur tersebut kotor. Khususnya bila Anda memakai tanah atau pasir untuk membuat telur kura-kura ini menetas. Oleh karena itu, dalam tutorial sebelumnya kami menyarankan Anda untuk menyangrai tanah/pasir terlebih dahulu sebelum dipakai untuk mengubur telur kura-kura. Tujuannya bukan lain yaitu membersihkan dan menyucikan media tersebut. Karena pemakaian media yang kotor dan dipenuhi oleh mikroorganisme berbahaya ini bisa merusak telur Tekena Air Terlalu LamaDi habitat alaminya kura-kura selalu meletakkan telurnya di daratan. Baik itu kura-kura air ataupun kura-kura darat akan menaruh telur-telurnya di lingkungan darat. Kenyataannya telur kura-kura memang tak boleh terkena air terlalu lama. Perhatikan dengan baik, terkena air saja tidak boleh apalagi kalau sampai telur tersebut terendam air dalam waktu yang cukup lama, maka sangat tidak boleh. Penyebabnya tidak lain karena telur akan mati dan tidak berkembang kalau terlalu lama terkena air. Sayangnya kami sendiri belum mempunyai data yang valid mengenai batasan waktu amannya telur kura-kura terkena Terlalu Dingin atau PanasFaktor eksternal seperti lingkungan yang terlalu dingin juga sering kali menyebabkan kegagalam dalam upaya penetasan telur kura-kura. Telur ini membutuhkan suhu udara yang cukup hangat untuk dapat berkembang hingga akhirnya menetas. Setidaknya suhu tersebut berada di kisaran ambang batas yang normal sekitar 30-32 derajat celsius. Jika kurang dari kisaran tersebut, maka biasanya telur kura-kura tak akan bisa menetas karena mati. Begitu pula kalau suhu udara sekitar terlalu panas, sel-sel di dalam telur pun bakal mati. Kami biasanya menaruh telur di dalam kulkas yang mati untuk menetaskannya secara Waktunya Menetas Ya!Setiap telur hewan memang mempunyai masa pengeraman yang berbeda-beda. Telur ayam umumnya akan menetas setelah 21 hari dierami oleh induknya. Berbeda dengan telur kura-kura, di mana telur ini memiliki waktu pengeraman yang jauh lebih lama hingga mencapai 3-4 kali lipat. Jadi berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh telur kura-kura untuk menetas? Berdasarkan pengalaman pribadi dan juga sharing dengan teman-teman, telur kura-kura biasanya akan menetas setelah60-80 hari masa pengeraman. So, Anda harus ekstra sabar dalam menunggu menetasnya telur tersebut ya.
Inilah Rahasia Cara Menetaskan Telur Kura-Kura Tanpa Indukan Paling EfektifInformasi Lengkap Cara Menetaskan Telur Kura-Kura Tanpa Indukan1. Kenali Karakteristik Telur Kura-Kura2. Pindahkan Telur Kura-Kura3. Inkubasi Telur Kura-Kura Brazil4. Inkubasi Telur Kura-Kura Sulcata5. Telur Kura-Kura Menetas Inilah Rahasia Cara Menetaskan Telur Kura-Kura Tanpa Indukan Paling Efektif â Menetaskan Telur Kura-kura â Pernahkan kamu memiliki pikiran untuk mendapatkan sebuah telur kura-kura dan juga anakannya?. Kura-kura betina pada usia yang sudah matang secara reproduksinya sudah bisa menghasilkan telur setelah melakukaan perkawinan dengan kura-kura jantan. Cara untuk menetaskan telur dari kura-kura secara alami pada umumnya akan dilakukan dengan cara menguburkannya dalam tanah dan juga membiarkan anak dar- kura-kura ini menetas sendirinya. Informasi Lengkap Cara Menetaskan Telur Kura-Kura Tanpa Indukan 1. Kenali Karakteristik Telur Kura-Kura Karakteristik dari telur kura-kura biasanya memiliki tekstur kulit yang keras ataupun relatif lebih lunak dari pada beberapa spesies yang lainnya. Telur yang baru saja dilepaskan oleh seekor kura-kura betina pada umumnya memiliki warna putih kebiruan. Selang beberapa hari kemudian, telur kura-kura ini akan mulai mengalami pengerasan, berwarna putih, dan juga memiliki lapisan kapur di bagian luarnya. Jumlah telur dari kura-kura Brazil untuk sekali bertelur pada umumnya sekitar 20-45 butir. Sementara itu untuk jumlah telur dari kura-kura Sulcata berkisar antara 10-15 butir. 2. Pindahkan Telur Kura-Kura Untuk melakukan pemindahan kepada telur kura-kura kamu perlu melakukannya dengan hati-hati. Terlebih lagi telur ini sudah terkubur di dalam lapisan tanah yang cukup sulit untuk dijangkau. Kamu gali sarangnya secara perlahan dan kemudian gunakan kuas untuk menghilangkan lapisan tanah yang terdapat di antara telur tersebut. Pastikan bahwa kulit telur tidak robek ataupun pecah, ya! Lalu kamu tandai pada bagian atas dari telur kura-kura menggunakan pensil. Hal ini jika kamu lakukan dalam memindahkan posisi dari telur bisa saja membuat embrio dari kura-kura menjadi mati dan juga akibatnya mengalami kegagalan menjadi anak kura-kura untuk menetas. Bersihkan sisa dari noda tanah menggunakan tisu ataupun kain lembut dan kamu pindahkan telur ke dalam tempat untuk selanjutnya kamu lakukan proses pengeraman menggunakan inkubator. 3. Inkubasi Telur Kura-Kura Brazil Adapun beberapa aturan dasar yang harus kamu lakukan adalah sebagai berikut ini Persiapkan sebuah wadah untuk tetas berupa kontainer plastik dan juga menggunakan penutup yang sudah diberi lubang-lubang kecil untuk bisa menjaga kelembabannya. Di wadah tetasnya, kamu gunakan substrat bedding dengan menggunakan material yang berupa vermiculite yang sudah dibasahi, lumut sphagnum, dan juga aspen bedding untuk bisa meletakkan telur kura-kura. Letakkan telur kura-kura tersebut di dalam wadah tetas yang sesuai dengan posisi yang sudah kamu tandai sebelumnya. Tekan substrat untuk bisa membuat cekungan supaya posisi dari telur diam dan tidak mudah mengalami pergerakan. Letakkan wadah tetas yang sudah berisikan telur di dalam inkubator yang sudah kamu diberikan alat pemanas, misalnya lampu untuk menjaga supaya suhu dan juga wadah yang lain berisi air untuk bisa menjaga kelembabannya. Jaga temperatur pada kisaran suhu 27-30 derajat Celcius dan juga kelembaban pada sekitar 80%. Untuk bisa melakukan pengukuran kamu bisa menggunakan bantuan termometer dan juga higrometer. 4. Inkubasi Telur Kura-Kura Sulcata Adapun beberapa aturan dasar untuk menetaskan telur kura-kura Sulcata yang bisa kamu ikuti sebagai berikut ini Persiapkan sebuah wadah tetas yang berupa kontainer plastik dan juga memiliki tutup yang telah sudah diberi lubang-lubang kecil untuk bisa menjaga kelembabannya. Isi wadah untuk penetetasan dengan substrat yang dari material sesuai, seperti pasir ataupun vermiculite kering untuk tempat meletakkan dari telur kura-kura. Letakkan telur kura-kura tersebut ke dalam wadah tetas yang sesuai dengan posisi yang sudah kamu tandai sebelumnya. Pastikan juga telur tersebut tidak berubah posisinya ketika kamu pindahkan ke dalam sebuah wadah. Gunakan alat inkubator untuk meletakkan wadah pentetasan dan juga letakkan wadah yang lainnya yang berisikan air untuk menjaga kelembaban dan juga bohlam yang 15 watt berfungsi untuk sumber panas. Kamu atur suhu di dalam inkubator menjadi kisaran 33-34 derajat Celcius dan juga tingkat kelembaban sekitar 70-75% dengan meletakkan termometer dan juga higrometer. 5. Telur Kura-Kura Menetas Selama proses dari inkubasi, kamu juga bisa melihat perkembangan dari telur untuk melihat apakah embrio dari kura-kura sudah berkembang dengan sempurna. Jika kamu menemukan telur yang sudah rusak, misalnya kulit menjadi keriput, sebaiknya segera kamu pindahkan telur tersebut karena sudah menjadi rusak dan sudah tidak bisa menetas. Waktu untuk menetaskan anakan dari kura-kura beragam macam. Anakan dari kura-kura Brazil bisa menetas dalam waktu 7-8 minggu, sedangkan untuk anakan dari kura-kura Sulcata berkisar waktu 8-10 minggu. Anakan dari kura-kura yang menetas akan memiliki cadangan makanan mereka sendiri yang bisa bertahan selama 1-2 hari. Setelah itu kamu pindahkan anakan kura-kura tersebut ke dalam wadahnya dan kamu berikan makanan, seperti potongan sayur dan juga makanan khusus. Jangan kamu berikan makanan yang terlalu keras terlebih dahulu karena bayi kura-kura masih belum bisa mencerna makanan yang keras dalam beberapa minggu setelah ia baru saja menetas.
SETIAP orang memiliki cara berbeza untuk mengubati kesedihan dan meredakan kekecewaan masing-masing. Ada yang memilih bercuti ke pulau peranginan untuk mencari ketenangan, malah ada juga yang menyibukkan diri dengan hobi tertentu. Bagi Muhammad Aidil Zikry Zaidi, 26, pengalaman berpisah dengan kekasih kira-kira tiga tahun lalu mendorongnya memelihara kura-kura dikenali sebagai Momok dan Toto. Menurut pemuda dari Kampung Melayu Subang di Selangor itu, kedua-dua reptilia berkenaan bukan sahaja menjadi penawar putus cinta, malah terapi setelah letih dan stres bekerja. Menceritakan lebih lanjut katanya, minat memelihara haiwan dipupuk sejak kanak-kanak lagi, namun hobi itu terhenti setelah dia menyambung pengajian di peringkat diploma. âSemasa kecil, semua haiwan peliharaan ditangkap sendiri di longkang, sungai atau semak seperti ikan, kura-kura, cicak, kumbang dan belalang. âSelepas putus cinta, saya nekad untuk meneruskan kembali hobi itu dan Momok dibeli pada 2020 dengan harga lebih RM100,â katanya kepada Seri baru-baru ini. Muhammad Aidil Zikry berkata, Momok merupakan daripada spesies Common Snapping Turtle atau juga digelar kura-kura buaya. Katanya, selang setahun, Toto daripada spesies Sulcata Tortoise pula dibeli dengan harga RM300. KURA-KURA AIR, DARAT MILIKI SIFAT BERBEZA Walaupun kura-kura bukan haiwan berbulu yang manja tetapi kepuasan dan keseronokan tetap dicapai Muhammad Aidil Zikry sepanjang memelihara haiwan berkenaan. Jelasnya, Momok merupakan kura-kura air manakala Toto pula habitatnya di daratan, malah sifat dan pemakanan kedua-dua reptilia seberat 1 kilogram kg itu turut berbeza antara satu sama lain. Katanya, Momok diberikan makanan seperti anak ikan dan tikus selain ayam serta katak manakala Toto pula makan sayur-sayuran dan palet. âMemandangkan kedua-duanya masih kecil, kos makanan tidak begitu tinggi dengan jumlahnya kira-kira RM80 sebulan,â katanya. Kedua-dua haiwan itu bersama seekor cicak jinak bernama Aboy daripada spesies Bearded Dragon ditempatkan di akuarium dan bekas khas di bilik tidurnya. Kongsi Muhammad Aidil Zikry, Momok ditempatkan di akuarium yang dilengkapi dengan pam dan penapis manakala Toto pula dalam bekas khas yang dipasang lampu ultraviolet UV. Ujarnya, setiap pagi reptilia itu akan dijemur kira-kira 30 minit di bawah sinaran matahari bagi memastikannya kekal sihat. Katanya, kura-kura juga perlu mandi antara dua hingga tiga kali dalam seminggu. REAKSI BERSAHAJA TOTO JADI PERHATIAN Sementara itu, Muhammad Aidil Zikry berkata, Momok memiliki ciri-ciri agresif dan gemar menggigit manakala Toto pula menjadi perhatian hampir 90,000 pengikutnya di TikTok kerana reaksi yang mencuit hati. Katanya, kebanyakan video-video Toto yang dikongsikan di laman sosial adalah potongan daripada rakaman secara langsung yang dibuat pada waktu pagi. âOrang tertarik dengan Toto mungkin kerana reaksinya yang comel dan bersahaja ketika diajak berbual, seolah-olah faham apa yang saya katakan. âSebenarnya normal untuk kura-kura Sulcata mengangguk dan bergerak jika dipegang, tetapi secara kebetulan setiap aksinya itu kena dengan soalan-soalan saya lalu membuatkan ramai terhibur,â katanya. KOMITMEN SEUMUR HIDUP Sebelum membela kura-kura Sulcata, seseorang perlu mendalami maklumat mengenai reptilia berkenaan dan cara penjagaannya termasuk keperluan mendapatkan lesen. Hal itu kerana memelihara haiwan eksotik tersebut menuntut komitmen seumur hidup terutama dari segi kos. Menurut Muhammad Aidil Zikry, jangka hayat kura-kura gergasi itu boleh mencecah antara 80 hingga 150 tahun dengan berat sehingga 100 kg manakala panjang pula lebih 60 sentimeter. âJusteru, persediaan rapi dan jangka panjang diperlukan termasuk kawasan yang sesuai untuk tumbesaran. âBesar harapan saya untuk melihat Toto membesar dengan sihat hingga boleh dibawa berjalan-jalan ke taman,â katanya. â UTUSAN ONLINE
Tahukah Anda, kura-kura berkembang biak dengan cara bertelur? Kura-kura biasanya bertelur di daratan. Dia akan naik dari perairan menuju ke daratan saat hendak mengeluarkan telur-telurnya. Kura-kura akan menggali lubang terlebih dahulu. Setelah itu, dia akan mulai bertelur dan meletakkan telur-telurnya di dalam lubang tersebut. Kemudian kura-kura akan menimbun telur-telurnya tadi dengan tanah supaya aman dan tidak mengerami telur-telurnya. Dia membiarkan telur ini menetas sendiri secara alami. Biasanya telur kura-kura akan menetas dalam kurun waktu 60-80 hari. Menariknya ialah kura-kura bisa bertelur meski tidak melakukan proses perkawinan. Tapi karena tidak dibuahi, telur tersebut tidak akan menetas. Apapun upaya yang Anda lakukan, telur yang tidak dibuahi oleh kura-kura jantan tadi tidak mungkin bisa para penghobi kura-kura khususnya, tentu kita akan merasa sangat bahagia saat berhasil menetaskan telur kura-kura. Perasaan gembira ini tidak tertandingi. Kurang lebih rasanya sama seperti melihat kelahiran seorang bayi. Namun usaha menetaskan telur kura-kura yang kita lakukan akan sia-sia manakala telur-telur tersebut ternyata tidak dibuahi sebab telur tersebut tidak mungkin menetas. Anda harus bisa sekali bagi kita untuk membedakan mana telur kura-kura yang telah dibuahi dan mana pula telur yang belum dibuahi jika telur-telur ini baru saja dikeluarkan oleh induknya. Mungkin hanya seorang penghobi yang berpengalaman saja yang mampu membedakannya. Oleh sebab itu, Anda sebaiknya menunggu waktu sekitar 1-2 minggu. Telur yang sudah dibuahi pasti akan berkembang sehingga menunjukkan tanda-tanda yang pertama untuk mengenali telur kura-kura yang sudah dibuahi atau belum yaitu dengan mengarahkan senter tepat ke arah telur tersebut. Anda harus melakukannya di tempat yang gelap. Peganglah telur menggunakan tangan kiri, lalu sorotkan cahaya dari lampu senter ke telur tersebut dari arah bawah ke atas. Kemudian Anda bisa mengamati penampilan telur tersebut. Jika ada garis-garis urat yang terlihat artinya telur sudah dibuahi. Sedangkan bila telur berwarna kuning polos berarti telur tersebut tidak Kura-kura yang DibuahiTelur Kura-kura yang Tidak DibuahiUntuk memastikan apakah telur tersebut dibuahi atau tidak, Anda juga bisa menimbangnya. Telur yang telah dibuahi seharusnya mengalami perkembangan. Telur ini akan tumbuh menjadi embrio sehingga membuat bobotnya semakin bertambah. Di sinilah pentingnya bagi Anda untuk mencatat bobot telur setiap 1 minggu. Telur-telur yang mengalami pertambahan pada beratnya menandakan kalau telur tersebut telah dibuahi sehingga mampu berkembang.
cara menetaskan telur kura kura